warheadCoba bayangkan Seandainya Korea Utara Meluncurkan Rudalnya Taepodong-2 menuju pantai barat Amerika, setelah menempuh jarak 6000 km menuju sasaran namun tidak meledak. Atau Rudal Pencegat Patriot milik AS tidak dapat meledakkan Rudal yang di cegat. Maka kedua rudal tersebut layaknya hanya seperti sepotong besi yang beterbangan tanpa  efek yang berarti.

 

Untuk dapat menghancurkan sasaran yang di kehendaki Warhead melepaskan energi perusaknya berupa Kinetic energi , blast energi, incendary serta energi yang menimbulkan Shockwave. Dimana bahan dasarnya dapat berupa bahan konvensional dengan bubuk mesiu yang berdaya ledak tinggi maupun reaksi fusi yang digunakan untuk Bom Nuklir. Hulu Ledak Dapat di Isi dengan bahan lain yang berisi Bahan kimia beracun maupun senjata biologis berisi Gas Saraf, virus atau kuman mematikan. Yang memiliki kemampuan untuk membunuh atau efek kelumpuhan bagi manusia.

warhead Bom Nuklir

Namun untuk dapat menyengat warhead harus di picu dengan Fuze yang bergerak menimbulkan percikan api pembakar. Gerakan Fuze dapat berasal dari tumbukan dan inertia Fuze atau pemberat pada fuze, Time Fuze yang meledak berdasarkan waktu dan active proximity fuse. Yaitu penyalaan fuse akibat mendekati sasaran dan akibat rangsangan infra merah dari target. Sehingga untuk Peluru Kendali umumnya di gunakan fuze sistem Active proximity fuze.

Mengisi Warhead_B-61

Perang memang kejam, namun alangkah kejamnya bila sang “warhead” di isi senjata biologis yang efeknya sangat tidak manusiawi.