nuclear-explosionPerseteruan antara Korea Utara dengan Korea Selatan tampaknya makin panas. Karena dampak dari perlombaan pengembangan senjata sudah pada tingkat mengkhawatirkan keselamatan manusia bukan saja di ke dua negara, namun juga negara-negara lain di seluruh dunia.  Bukan tidak mungkin dapat menyulut terjadinya perang dunia ke 3. Nuklir sebagai senjata pemusnah massal yang dahulu sangat ketat pengembangannya dalam pengawasan PBB, hanya dapat digunakan oleh beberapa negara sebagai pendukung kesejahtraan dan bukan sebagai alat pemusnah massal. Sekarang aktif dan dapat meledak kapan saja di tangan Korea Utara.

Teknologi Rudal Nuklir

Kemampuan Korea Utara dalam pengembangan rudalnya sudah tidak dapat lagi dianggap remeh. Pasalnya Rudal Taepodong milik Korea Utara sudah memiliki jarak jangkau yang sangat jauh lk 6000 km. Dapat di bayangkan bila masing-masing negara memiliki rudal dengan kemampuan besar tersebut apakah semakin damai atau malah sebaliknya. Heran bin aneh kalau banyak orang menginginkan memiliki kemampuan membangun rudal seperti milik Korea Utara.

South Korea Koreas Nuclear

Uji Coba Nuklir

Senin, 25 Mei 2009 Uji Senjata Nuklir Korea Utara dinyatakan berhasil, dengan kemampuan daya letus yang tinggi. United States Geological Survey, CNN dan berita lainnya di seluruh dunia melaporkan telah terjadi gempa 4,7 skala richter berada pada 375 kilometer (230 mil) timur laut dari ibu kota Pyongyang sekitar pukul 10:00 pada waktu setempat

northkorea at google

 Percobaan Nuklir Tahun 2006

Presiden Korea Selatan segera  mengadakan pertemuan darurat untuk membahas langkah-langkah yang di ambil sehubungan dengan pengujian Nuklir Korea Utara. Dilaporkan Pasar Saham Korea Selatan sebagai salah satu dari enam tulang punggung ekonomi global jatuh hingga 4 persen. Ketegangan regionalpun semakin meningkat.

Negara Pengguna Nuklir

Siapakah negara pengguna Nuklir ? negara Adi Daya USA dan Russia yang telah menggunakan Tenaga Nuklir sebagai sumber energi sejak lama dan diikuti oleh 6 negara lainya. Saat ini Korea Utara masuk sebagai jajaran pengguna Tenaga Atom Nuklir namun dengan cara kurang lazim alias dipaksakan. Apakah Nuklir sudah mensejahtrakan rakyat Korea di tengah bantuan luar negri untuk memenuhi kebutuhan perut 23 juta penduduknya? 

Negara Pengguna Nuklir

Korea Utara yang menjadi lebih miskin sejak Kim Jong-il berkuasa tahun 1994, dikenai sanksi selama bertahun-tahun. Begitu miskinnya sehingga negara itu mengandalkan bantuan luar negeri untuk memberi makan 23 juta penduduknya. Tetapi hal itu tidak menghalanginya dari provokasi yang dilaksanakannya selama ini.

Setujukah anda bila memiliki kekuatan Armada pertahanan yang besar, sementara kemampuan daya beli masyarakat masih rendah bahkan masih tergantung kepada BLT. Biarkan para pemimpin kita mengambil keputusan yang arif  melalui perwakilan yang kita percaya….

(berbagai sumber)