F - 22Mulai di rancang pada tahun 1981 sebagai generasi ke 5 dan direncanakan sebagai pengganti F- 15. Tujuan pembuatan F-22 adalah jelas untuk penguasaan dominasi udara. Sehingga semula direncanakan di buat sebanyak 750unit. Namun seiring dengan perubahan situasi dunia, proses produksi di pangkas beberapa kali hingga akhirnya tahun 2006 ditetapkan hanya di produksi sebanyak 183 unit.

Ternyata tujuan proyeksi F-22 sebenarnya adalah untuk mengimbangi kekuatan Su-27 Flanker milik Uni Soviet (ya itu pesawat Sukhoi yang baru saja kita beli), namun setelah Uni Soviet pecah Amerika menganggap Su-27 tidak lagi menjadi ancaman yang berarti. Sehingga proyeksi produksi yang semula 750 unit menjadi 183 unit. Namun AU AS tetap mengharapan produksi pesawat tersebut karena merasa masih ada ancaman dari negara China. Walaupun kemampuan Raptor sangat jauh dari kemampuan menjangkau China.

F-22

F-22

Raptor ditempatkan di Skadron Tempur ke-27, wing tempur ke-1dan wing tempur ke-192 (Garda Nasional Udara di Lanud Langley, Virginia. Sudah memiliki F-22 sebanyak 91 unit. Dalam pengoperasiannya F-22 sepenuhnya tergantung kepada perangkat lunak. Kemampuannya mendeteksi malfungsi secara elektronik sehingga semua data operasional setiap bagian pesawat terbaca di layar monitor.Tidak heran kalau para teknisi lebih banyak menggunakan laptop.

ExteriorKeunggulan Raptor antara lain sifat silumannya yaitu tidak tertangkap radar, kedua kemampuan radarnya yang dapat mengolah 700 juta instruksi per detik dan mampu mengendus musuh 3,3m2 dari jarak 200 km. Ketiga kemampuan manuver berbelok secara ekstrim dan mempertahankan sudut serang secara konstan di atas 60 derajat. Keempat kemampuan menyembunyikan seluruh persenjataan yang di bawanya sehingga dapat melaju dengan kecepatan Mach 1,5.   

Ternyata dalam pembuatan pesawatnya, Amerika sudah merencanakan jauh-jauh hari,  bayangkan dari tahun 1981 berarti 20 tahun yang lalu. Nah kita sudah merencanakan apa ya….? untuk 20 tahun kedepan. Ya bisa swa sembada beras mudah-mudahan…