Minggu 11 Januari 2009 dengan menggunakan Jetfoil tim sosialisasi berangkat meuju pangkalpinang. Dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Letkol Pnb Heddezull beserta empat orang staff. Ini adalah salah satu agenda sosialsisasi penerimaan TNI AU yang direncanakan akan dilaksanakan selama satu minggu.

Perjalanan yang melelahkan, karena perjalanan yang seharusnya memakan waktu 4 jam namun harus molor sampai delapan setengah jam, akibat ombak yang besar. Puji Syukur kepada Tuhan karena kami semua selamat sampai di pangkal Balam walau pun dengan kondisi setiap tempat sudah dipenuhi muntah dari penumpang yang mabok.

Senin 12 Januri 2009 kami melaksanakan kampanye pertama kami di SMA Negri Koba, tidak lupa bertandang ke kantor Bupati Bangka Tengah untuk bersilaturahmi. Kampanye pertama pun berjalan dengan baik dan mendapat sambutan yang antusias dari murid yang mendengarkan dengan penuh perhatian. Demikian juga Dinas Pendidikan Bangka tengah yang telah mengiringi kegiatan sosialisasi melalui stafnya bapak faizal dan bapak sugyono hingga sosialisasi terakhir di Sungai selan.

Ada yang yang buat hati sedih saat kami di SMA Negri Namang karena ada salah seorang staf sekolah bertanya kepada kami, “bapak dari SMK Pelayaran ya..” dengan senyum kami menjawab dari TNI Angkatan Udara. Namun itu adalah kenyataan yang masih wajar, karena informasi tentang TNI AU tidak dapat diperoleh secara langsung selama ini. Apalagi Mako Lanud saat ini berada di Belitung, pulau yang terpisah dari bangka.

Kami pun lebih bersemangat dalam memberi sosialisi terhadap murid-murid SMA yang kami kunjungi.Selanjutnya kami mengunjungi SMA Negri Sungai Selan diiringi oleh Bapak Sugyono dari dinas pendidikan menengah kabupaten Bangka Tengah yang tidak henti-hentinya memberi semangat kepada murid-murid untuk bertanya informasi ap saja tentang Angkatan Udara, demi memperluas wawasan para murid.

Sosialisasi sesi terakhir kamipun dilaksanakan di Pangkal Pinang. Walau pun tidak diiringi dari dinas pendidikan pangkalpinang, kami tetap bersemangat memberi sosialisasi karena merasakan ini adalah tanggung jawab kami dalam memberi informasi seluas-luasnya terhadap putra dan putri masyarakat Bangkabelitung.

Sekolah yang terakhir adalah sosialisasi di SMA Negri empat yang disambut dengan hangat oleh ibu kepala sekolah SMA Negri. Dan kamipun melaksanakan persiapan untuk kembali ke Mako Lanud Tanjungpandan untuk keesokan harinya.

Kami memaklumi kalau banyak pautra dari Pangkal pinang tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan di Lanud Tanjungpandan mengingat jarak, waktu dan kenderaan transportasi laut yang tidak setiap saat ada, sehingga mungkin menjadi bahan pertimbangan yang memberatkan untuk mencoba mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akademi Angkatan Udara atau Karbol. Demikian juga dengan penginapan atau pemondokan sementara di belitung selama mengikuti kegiatan seleksi.

Bagaimana pun Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk memberi jalan bagi putra Bangkabelitung, sehingga bila ada yang mampu dan memenuhi syarat dalam penerimaan prajurit dapat memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Angkatan Udara yang nantinya juga akan mengangkat nama Bangkabelitung di masa yang akan datang, semoga.