Bidik QW3 wSalah satu  ancaman serangan udara yang ditakuti adalah peluru kendali jarak jauh. Dilihat dari segi efektifitasnya memiliki jaminan keamanan bagi pilot, dan hasil operasi yang memiliki area yang lebih luas. Lapan yang memiliki basis teknologi peroketan pernah mendapat isyarat untuk membuat rudal namun proyek tersebut hilang begitu saja. Saat ini Penangkis serangan Udara yang dimiliki Paskhas TNI AU yang terbaru adalah Rudal Panggul QW-3 atau QianWei-3.
 

Alat peraga wSystem pandu menggunakan Laser Semiaktif, berbeda dengan model lain yang umumnya menggunakan sistem pemandu infra-merah pasif. Yang menurut pakar senjata dari barat dapat di kecoh oleh panas yang di keluarkan oleh flare maupun panas dari alam. Sehingga terbuka kemungkinan dapat menjadi senjata makan tuan.

Untuk mengoptimalkan latihan disediakan latihan menggunakan simulator, yang bertempat di Wing III Diklat Paskhas, Lanud Sulaiman. Ruang simulator terdiri atas empat layar berukuran besar plus empat proyektor yang masing-masing di letakkan di belakang layar, sehingga simulasi gambar yang di peroleh sudah berkualitas tiga dimensi.   

Di ruang belakang terdapat monitor dengan rak CPU penyaji data di mana semua onderdil menggunakan komponen yang banyak beredar di pasaran bebas. Dalam simulasi, target yang di gunakan terdiri dari F-16 fighting Falcon, A-10 Thunderbolt dan Heli AH-64 Apache semuanya milik barat.

Daya yang digunakan  2.000 watt dengan tegangan minim 215 volt, namun suplay listrik tersebut masih kurang stabil, sehingga latihan tidak berjalan dengan maksimal. Yah kita memang masih kekurangan bukan cuma dana dan anggaran namun juga pemerataan anggaran. 

 

 

 

 

 

 

About these ads